• Jam Buka Toko: Jam 8:30 s/d 17:00 WIB
  • Status Order
  • Tlp: 0711310105
  • SMS/WA: 08117121004
  • BBM : DB2CD607
  • sarana.solusindo@yahoo.com
Terpopuler:

Kim jong un sebut korsel mengesankan dan dorong rekonsiliasi

13 February 2018 - Kategori Blog

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, memuji

Korea Selatan sebagai negara yang mengesankan karena telah menyambut

baik adiknya, Kim Yo-jong, beserta delegasinya selama rangkaian

kunjungan dalam rangka Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang. Ia pun

mendorong upaya rekonsiliasi. “Setelah menerima laporan delegasi,

Kim Jong-un menyampaikan kepuasan dan mengatakan bahwa Korsel sangat

mengesankan, terutama karena memprioritaskan kunjungan anggota dari

Korut yang ikut serta dalam Olimpiade,” demikian bunyi pemberitaan media

pemerintah Korut, itu juga mengindikasikan keinginan Kim untuk rujuk dengan Korsel yang

semakin kuat dengan bunyi pemberitaan, “Ia rasa penting untuk

melanjutkan hasil yang baik dengan menghangatkan kembali iklim

Rekonsiliasi dan dialog. “KCNA juga menyebut Kim sudah

memberikan instruksi penting di sektor-sektor yang relevan untuk segera

mengambil tindakan. Namun, KCNA tak merinci lebih lanjut langkah yang

dimaksud.

Isu ini mulai mencuat setelah Kim menyiratkan keinginan untuk

memperbaiki hubungan dengan Korsel pada awal tahun ini. Dalam pidatonya,

Kim mengindikasikan keinginan Korut untuk ikut serta dalam Olimpiade

Musim Dingin di Pyeongchang. Bertekad untuk memperbaiki relasi

dengan Pyongyang sejak sebelum dilantik, Presiden Korsel, Moon Jae-in,

pun menanggapi positif pidato Kim dan langsung mempersiapkan segala

Sesuatu yang dibutuhkan untuk memboyong atlet dan delegasi Korut.

Setelah segala persiapan, pembukaan Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang pun digelar Jumat lalu, di mana atlet Korut

dan Korsel berarak di bawah satu bendera. Sehari kemudian, Kim

Yo-jong bertemu dengan Moon di istana kepresidenan Korsel yang dikenal

dengan sebutan Blue House. Saat pertemuan tersebut, Kim Yo-jong

dilaporkan menyampaikan surat undangan dialog dari Kim Jong-un kepada

Moon.

Kim Yo-jong pun menutup lawatannya ke Korsel dengan

menonton konser musik bersama Moon. Untuk pertama kalinya dalam sejarah,

dua petinggi Korsel dan Korut terlihat duduk berdampingan dalam

Pagelaran musik.

Pentas ini sudah sejak lama dinanti oleh

publik. Sejak diumumkan, nyaris 120 ribu orang langsung berebut

mendapatkan 1.000 tiket yang tersedia.

Mereka tak mau kehilangan, kesempatan melihat penampilan musisi Korut karena kontak antar-warga

sipil kedua negara Korea sangat dilarang pasca-perjanjian gencatan senjata setelah perang tahun 1950-1953.

Meski demikian, pendekatan Moon ini membangkitkan amarah kaum konservatif yang

menyebutnya sebagai simpatisan Korut dan mengabaikan keamanan negara dan

sekutunya, Amerika Serikat. “Menyambut komunis merah ini di

jantung Seoul adalah hal paling memalukan,” teriak seseorang dari dalam

kerumunan demonstran yang mengacungkan bendera Korsel dan AS, beserta

foto Kim Jong-un dengan tanda silang merah di atasnya.

“Musnahkan Kim Jong-un!” teriak demonstran lainnya sambil merobek poster bergambar wajah sang pemimpin tertinggi Korut.