• Jam Buka Toko: Jam 8:30 s/d 17:00 WIB
  • Status Order
  • Tlp: 0711310105
  • SMS/WA: 08117121004
  • BBM : DB2CD607
  • sarana.solusindo@yahoo.com
Terpopuler:

Petani kopi nusantara hubungkan dengan pencinta kopi

06 January 2018 - Kategori Blog

Industri perniagaan kopi Indonesia dinilai lumayan menarik untuk KopiTani untuk meluangkan solusi berupa platform penjualan. Secara simpel solusi KopiTani adalah tempat jual beli kopi pribumi Indonesia secara online, tergolong memberdayakan petani kopi dengan fitur DokterKopi yang terdapat di dalamnya. Sejauh ini terdapat dua produk yang ditawarkan, yaitu greenbeans dan roasted beans.green beans adalah biji kopi yang dipungut langsung dari petani binaan Kopi Tani. Di sana tidak terdapat peran tengkulak sampai-sampai harga lebih layak. Sedangkan roasted beans, yang ketika ini masih dalam etape pengembangan, bakal diambilkan dari semua roaster independen untuk lantas di-rebranding KopiTani sehingga dapat langsung dijual melalui platform yang ada.

Bagi pembelian roasted beans ini ke depan bakal disediakan model pembayaran berlangganan sampai-sampai nanti semua pencinta kopi tanah air dapat langsung memesan dan berlanggan.“Untuk yang berlangganan tersebut kami masih dalam pengembangan, tersebut untuk produk roasted beans yang langsung B2C. Jadi nanti semua pencinta kopi andai berlangganan dapat kami kirimkan masing-masing bulan sesuai keperluan konsumsinya dengan kopi nusantara. Kami bakal acak, andaikan bulan kesatu kami bakal kirimkan kopi Toraja kualitas bagus, lantas bulan kedua kami bakal kirimkan kopi Flores Bajawa dari sejumlah roaster independen yang telah kami kurasi,” cerah CEO KopiTani Arif Rahmat.

Sejauh ini KopiTani lebih konsentrasi ke lapangan guna pendampingan seraya terus mengerjakan sosialisasi terhadap software DokterKopi sebagai unsur dari platform KopiTani. Melalui software DokterKopi nantinya petani dapat langsung berkonsultasi tentang penanganan masalah yang didatangi sebelum dan setelah panen. Saat ini KopiTani telah mempunyai 50 partner petani aktif dan tengah dalam masa penjajakan dengan Gapperindo Sulawesi Selatan yang mempunyai jaringan 5000 petani.

Dan dalam upayanya terus melengkapi layanan KopiTani, pihaknya tengah mengerjakan penjajakan kolaborasi dengan Habibie Garden, startup yang menyuguhkan penyelesaian IoT (Internet of Things) guna perawatan tanaman.“Ke depannya kami pun akan mengerjakan penjajakan kolaborasi dengan Habibie Garden untuk merealisasikan sistem teknologi IoT di perkebunan kopi, sebab salah satu masalah petani kopi yaitu ongkos produksi yang tinggi sebab saat ini masih memakai perkebunan konvensional. Di samping itu kami pun akan menyisihkan deviden yang didapat untuk sumbangan bibit kopi guna replanting pohon kopi. Data dari kementerian pertanian selama 300 ribu hektar telah tidak produktif lagi sebab sudah terlampau tua,” papar Arif.

 

, ,

 
Chat via Whatsapp